Sabtu, 05 September 2009

BIAYA DAN PROSEDUR PERMOHONAN VISA AUSTRALIA

Jika anda ingin mengunjungi negara Australia, berikut ini berbagai penjelasan tentang cara mengajukan visa dan biayanya

AVAC memberikan kemudahan-kemudahan berikut ini:

• Pemohon dapat mengajukan permohonan visa sendiri dan menerima informasi dasar
• Tidak memerlukan perjanjian untuk datang
• Jam kerja yang lebih panjang
• Pilihan kurir
• Parkir dan lokasi dekat dengan transportasi umum
• Melacak paspor Anda melalui website

Untuk pelayanan melalui AVAC dikenakan biaya sebesar Rp. 150.000,00 per paspor, diluar biaya yang diperlukan untuk permohonan visa oleh Kedutaan Besar Australia Bagian Imigrasi untuk memproses permohonan visa Anda.
Jika Anda tinggal di luar wilayah Jakarta dan Bali atau tidak dapat mengajukan permohohan visa sendiri, AVAC juga menawarkan pilihan pengambilan permohonan visa dengan jasa kurir. Untuk informasi mengenai pelayanan ini, biaya yang terkait, personnel yang harus dihubungi, lokasi kantor dan jam kerja, harap lihat ke: http://www.vfs-au-id.com
Permohonan visa Anda dapat diajukan menggunakan agen migrasi yang terdata, agen perjalanan atau agen pendidikan yang akan meneruskan permohonan visa ke Kedutaan Besar Australia. Sebagai alternatif lain, Anda dapat menggunakan kurir atau mengirimkan permohonan aplikasi visa Anda ditujukan ke:

Bagian Imigrasi
Kedutaan Besar Australia
Jalan H.R. Rasuna Said Kav C15-16
Jakarta Selatan 12940

Permohonan visa melalui kurir atau pos harus dalam amplop yang tertutup rapat dan dengan jelas ditujukan ke Bagian Imigrasi. Pengantaran dokumen antara jam 8:00 sampai 17:00 Senin sampai Jumat. Permohonan visa juga harus disertai dengan amplop pengambilan oleh kurir yang biayanya dibebankan kepada pemohon visa, dan harus mencantumkan alamat pengembalian yang jelas.
Permohonan visa Anda harus dengan jelas mencantumkan nama lengkap, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan detil personnel yang diberi kuasa untuk mengambil dokumen/paspor setelah permohonan visa selesai (lihat dibawah mengenai meminta teman atau saudara untuk menanyakan status aplikasi Anda).
Diperlukan perjanjian sebelumnya untuk masuk ke Kedutaan Besar Australia Bagian Imigrasi. Jika Anda menginginkan permohonan visa diajukan sendiri, Anda harus membuat perjanjian sebelum mendatangi kantor visa. Perjanjian dapat dibuat dengan mengirimkan email immigration.jakarta@dfat.gov.au. Harap diingat dikarenakan tingginya permintaan untuk perjanjian maka dapat memerlukan waktu dua minggu sebelum perjanjian dapat dijadwalkan.

Keputusan akan permohonan visa Anda dibuat oleh staf Imigrasi di Kedutaan Besar Australia atau Konsulat di Bali, tidak oleh staf AVAC atau staf dari agensi lain.
Citizenship

Permohonan Citizenship – dapat diajukan melalui pos atau kurir ditujukan ke Kedutaan Besar Australia Bagian Imigrasi, atau Anda dapat membuat janji, dengan mengirim email ke immigration.jakarta@dfat.gov.au , untuk mengajukan permohonan visa sendiri.
Informasi lebih lanjut mengenai Australian citizenship bisa dilihat di www.citizenship.gov.au
Biaya Permohonan Visa

Semua biaya permohonan visa dapat dilihat di website Department of Immigration and Citizenship (DIAC): http://www.immi.gov.au/

Terhitung mulai 1 Juli 2009, biaya permohonan visa and citizenship adalah:

• Kunjungan Turis dan Bisnis – Rp 880,000
• Family Migration – Rp 14,320,000
• Pelajar – Rp 4,530,000
• Temporary Residence – Rp 2,180,000
• Resident Return Visa – Rp 2,180,000
• Re-evidence Resident Return Visa – Rp 840,000
• Registration of Citizenship by Descent - Rp 1,010,000 (anak pertama)
• Registration of Citizenship by Descent - Rp 800,000 (anak kedua dan berikut)
• Work and Holiday - Rp 1,930,000

Untuk keterangan lebih lanjut, mohon lihat situs di bawah ini.

Biaya permohonan visa dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk permohonan visa yang sah, harus terlampir biaya yang berlaku pada saat permohonan visa diterima. Pastikan Anda memiliki informasi terbaru dengan mengunjungi website www.immi.gov.au sebelum memasukkan aplikasi Anda.

Cara Pembayaran

Tunai – Pembayaran dapat dilakukan dengan tunai (hanya Rupiah).
Kartu Kredit - Pembayaran dapat dilakukan dengan kartu kredit Visa atau Master. Biaya administrasi sebesar 3% dibebankan kepada klien.
Bank Transfer – Pembayaran melalui bank transfer kepada rekening AVAC di Standard Chartered Bank. Harap menghubungi AVAC terlebih dahulu sebelum melakukan transfer.
Cheque dari bank – Pembayaran dapat dilakukan dengan cheque dari bank. Cheque ditujukan kepada ‘Australian Embassy’, dalam mata uang Rupiah. Sertakan uang tunai sebesar Rp. 50.000 untuk clearance fee untuk cheque yang dibeli diluar Jakarta.

Pembayaran di Australia – Sponsor atau saudara di Australia dapat membayar biaya permohonan visa atas nama Anda ke kantor DIAC di Australia terdekat. Tanda terima dapat dikirim ke Anda, yang kemudian dapat dilampirkan bersama permohonan visa Anda.

Formulir Permohonan Visa, Informasi dan Buku Panduan
Informasi untuk visa-visa berikut:

• Turis/Bisnis
Wisata, working holiday maker, mengunjungi keluarga atau teman, kunjungan singkat bisnis.
• Pelajar
Belajar, kursus, atau pengembangan keahlian di Australia. Beberapa agen pendidikan dapat mengajukan permohonan visa belajar secara elektronik, untuk daftar agen tersebut lihat: eVisa Agents
• Pekerja
Para profesional dan pekerja ahli untuk bekerja atau bisnis di Australia.
• Migrasi
Pindah permanen ke Australia atau kembali dari luar negeri.
Informasi lainnya mengenai pelayanan yang diberikan oleh Departemen terdapat di website DIAC www.immi.gov.au . Anda dapat men-download, tanpa dikenakan biaya, formulir permohonan visa, informasi dan buku panduan dari website tersebut.

Catatan penting untuk pemohon visa

Klien harus membuka informasi mengenai permohonan visa sebelumnya. Memberi informasi palsu atau menyesatkan dapat berarti permohonan visa Anda ditolak.
Agar permohonan visa Anda dapat diselesaikan secepat mungkin, permohonan yang diberikan harus lengkap. Kami menyiapkan daftar dokumen yang diperlukan dalam pengajuan masing-masing jenis permohonan visa untuk lebih mempermudah Anda. Perlu diingat bahwa permohonan visa Anda dapat diputuskan berdasarkan informasi yang diberikan dalam permohonan tersebut.
Jangan mengirimkan dokumen asli dengan permohonan visa Anda kecuali bila diminta demikian oleh kantor visa. Pastikan bahwa salinan dokumen yang disiapkan dilegalisir dan telah dipersiapkan terjemahan dalam bahasa Inggris, termasuk juga untuk dokumen dalam bahasa Indonesia.
Anda dapat diminta memberikan dokumen atau informasi tambahan setelah permohonan visa diajukan. Dalam hal ini, Anda akan dihubungi.
Dapatkah saya menanyakan status permohonan visa milik teman atau saudara?
Dikarenakan adanya UU Privasi 1988, staf AVAC dan Kedutaan Besar Australia tidak dapat menjawab pertanyaan kecuali bila pemohon visa memberi kuasa kepada seseorang tersebut untuk menanyakan status permohonan visanya. Hal ini juga berlaku terhadap orang yang memberikan dukungan terhadap pemohon visa.

Jika Anda memberikan kuasa kepada seseorang untuk membicarakan dengan kami permohonan visa Anda, atau untuk menerima korespondensi tentang Anda, Anda harus mengisi form 956 dan disertai dengan permohonan visa Anda. Formulir ini dapat di-download dari DIAC website: http://www.immi.gov.au/allforms/pdf/956.pdf

Menghubungi Kedutaan Besar Australia Bagian Imigrasi

Untuk menghubungi Kedutaan Besar Australia Bagian Imigrasi, Anda dapat:
e-mail: immigration.jakarta@dfat.gov.au
fax: +62 21 2550 5695 or 2550 5623
telepon: +62 21 2550 5700 antara 14:00 dan 16:00 Senin sampai Kamis
atau di pos:
Immigration Section
Kedutaan Besar Australia
Jalan H.R. Rasuna Said Kav C15-16
Jakarta Selatan 12940

Anda perlu membuat janji sebelum mengunjungi Kedutaan Besar Australia Bagian Imigrasi.
Demikian sekilas prosedur dan tata cara serta biaya pembuatan visa Australia, agar pembaca menjadi jelas dan tidak tertipu lagi oleh oknum-oknum jasa tenaga kerja yang ilegal, dan ingat selalu cros cek pada kedutaan dan bagian immigrasi negara yang bersangkutan jika ada lowongan pekerjaan agar pembaca dapat meminimalkan resiko khususnya yang berhubungan dengan keuangan.

Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Janganlah kita terlalu pelit dalam berbagi informasi