Kamis, 12 November 2009

MANFAAT SIRIH MERAH UNTUK MENGOBATI BERBAGAI MACAM PENYAKIT


(Gambar samping : sirih merah yang baru di steak)


ALLAH SWT menciptakan berbagai tumbuh-tumbuhan didunia dengan berbagai manfaat dan kegunaan dan semua itu tidaklah sia-sia, kita manusia tinggal memanfaatkan sesuai kebutuhan, dan salah satu tumbuh-tumbuhan yang ALLAH ciptakan dengan berbagai manfaat untuk penyembuhan penyakit diantaranya adalah sirih merah, tentunya pembaca sudah sering mendengar dan melihat tanaman sirih, dan yang umum dijumpai adalah sirih hijau yang sering dimanfaatkan untuk jamu, tapi bila dilihat sirih merah mempunyai perbedaan yang sangat besar dengan sirih hijau, kalau sirih hijau penampang daun atas dan bawah semuanya berwarna hijau, sedangkan sirih merah mempunyai penampang daun atas bercorak pink, dan penampang daun bagian bawah berwarna merah tua, dan rasanya jika sirih hijau rasanya getar (atau aor dalam bahasa jawa), sedangkan sirih merah mempunyai rasa yang sangat pahit sekali, tapi dibalik rasa pahitnya mempunyai khasiat menyembuhkan penyakit yang sangat luar biasa, dan diantaranya adalah penyakit Diabetes atau kencing manis, dan berikut kisah orang yang mengkonsumsi sirih merah untuk mengatasi penyakit diabetes :


Warga Karangjati, Yogyakarta, ini sudah dua tahun lamanya menderita penyakit diabetes melitus (DM). Berbagai cara pengobatan, baik medis maupun tradisional, telah dijalaninya tapi belum memberikan hasil yang memuaskan. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Bambang Sadewo, seorang praktisi kesehatan dan produsen jamu, yang menyarankan minum ekstrak sirih merah. Sedikit demi sedikit penderitaannya pun jauh berkurang. Setelah seminggu mengonsumsi sirih merah dalam bentuk kapsul, Susmiarto merasakan sakit yang luar biasa di kakinya. Namun, pagi harinya rasa nyeri di kedua kakinya berkurang drastis. Tanda-tanda kesembuhan ini sangat melegakan hatinya karena luka mulai mengering dan berangsur-angsur sembuh.

Disamping untuk mengobati peyakit diabetes mellitus, sirih merah juga ampuh dan berkhasiat untuk mengobati tumor, berikut cuplikan kisahnya

Siska Ribowo tinggal di Jakarta, yang mengidap tumor di bagian payudara. Beruntung, ibu penggemar tanaman hias mendapatkan info tentang khasiat sirih merah. Atas saran herbalisnya, ia pun mengonsumsi sirih merah dalam bentuk rebusan selembar daun segar per hari. Dua gelas air direbus sampai tinggal satu gelas. Air rebusan ini dibagi tiga dan diminum 3 kali sehari sebelum makan. Kini, ia terbebas dari ancaman tumor yang menurut diagnosis dokter sangat mungkin menjadi ganas atau kanker.

Berikut kisah nyata sirih merah untuk mengobati kanker payudara :

Saya mau sharing pengalaman keluarga saya dalam mengobati kanker dengan sirih merah.
Annisa, Adik saya, perempuan, umur 33 tahun, menderita kanker payudara
Sebetulnya dia sudah lama merasakan adanya benjolan di dekat payudara,
sejak lebaran tahun kemarin, tetapi karena tidak terasa sakit, mak
diabaikan. Dan ketika saya bulan agustus tahun 2007 kemarin, ketika
keluarga kami berkumpul, dia berkata bahwa benjolannya sedikit membesar,
tetapi tidak terasa sakit, sehingga belum ada upaya untuk berobat ke dokter
dan hanya diobati dengan cara tradisional, misalnya diolesi dengan minyak
tawon, busa kayu, minum kunyit putih atau lainnya.
Namun ketika pertengahan bulan puasa kemarin, sakitnya terasa sekali dan
kesulitan menggerakkan tangan. Dan dalam waktu 2 bulan, benjolannya
membesar dari sebesar kelereng menjadi sebesar telur ayam, pada bagian
pinggir payudara disebelah bawah ketiak. Ketika dibawa ke RS PMI bogor,
dilakukan beberapa kali pemeriksaan dan dipastikan perlu dilakukan operasi
untuk mengangkat jaringan kanker tersebut. Dari pengalaman RS PMI,
pengangkatan mungkin agak susah mengingat jaringan kanker tersebut menempel
pada jaringan tubuh yang lain. Diperkirakan, operasinya biasanya memerlukan
waktu cukup lama, sekitar 5 jam. Kemudian untuk lebih yakin, adik saya
memeriksakan diri ke RS Dharmais Jakarta dan diagnosanya adalah kanker
payudara stadium 3, sudah merambat ke jaringan kelenjar ketiak, dan harus
dioperasi dan dilanjutkan dengan kemoterapi paling sedikit 6 kali.
Pada saat itu, adik saya merasa belum siap operasi (baik mental maupun
biaya, karena biayanya cukup mahal) sehingga mencoba mengobatinya dengan
pengobatan alternatif. Kebetulan pula, saya mempunyai tanaman sirih merah,
yang sengaja saya bawa dari rumah mertua di Sragen. Waktu itu saya diberi
tahu bahwa tanaman sirih merah dapat untuk mengobati kanker atau penyakit
lainnya. Dan saya baca di beberapa referensi bahwa sirih merah mengandung
anti biotik yang cukup tinggi. Saya pernah coba ketika sakit radang
tenggorokan dan tidak sempat ke dokter, saya minum rebusan daun sirih merah
satu lembar yang sudah di rajang halus dan direbus dengan satu gelas air
selama 10 menit. Ternyata radang tenggororkan saya sembuh. Sehingga saya
yakin bahwa sirih merah ini merupakan obat antibiotik alami. Sehingga
sekarang kalo radang tenggorokan saya kumat saya minum rebusan sirih merah
dan mengurangi minum obat kimia lagi.
Dari pengalaman tersebut, saya beri adik saya beberapa daun sirih merah.
Satu lembar daun sirih merah dihancurkan seperti pasta, lalu diberi air
mendidih satu gelas. Setelah dingin, di minum 2 kali sehari pagi sore.
Reaksinya langsung terasa dua sampai tiga jam kemudian, daerah sekeliling
benjolan terasa sakit sekali, tetapi bukan pada pusat benjolannya. Rasa
sakit ini terasa sampai hari ketiga setiap kali sehabis minum sirih merah,
setelahnya rasa sakitnya mulai terasa berkurang. Dan adik saya minum sirih
merah ini selama 3 minggu sebelum akhirnya dioperasi pada tanggal 28
November kemarin.
Operasi yang diperkirakan makan waktu 5 jam, ternyata bisa selesai lebih
cepat, hanya sekitar 2 jam saja. Yang membuat mudah adalah jaringan kanker
tersebut sudah mulai layu dan membentuk bulatan yang lepas dari jaringan
tubuh, dan akar akar kankernya sudah mati diujung ujungnya, sehingga
memudahkan dokter untuk mengambil jaringan akar karena sudah mati. Jadi,
sepertinya pengobatan sirih merah ini mematikan akar akar jaringan kanker
sehingga jaringan induknya akan mati karena supply nutrisinya dihentikan.
Saat ini adk saya masih dirawat di RS PMI dalam masa pemulihan pasca
operasi. Mohon doa restunya semoga cepat pulih.

Saya ingin share pengalaman ini, barangkali ada saudara atau teman dari
rekan rekan sekalian mengalami sakit kanker, mungkin memakai pengobatan
sirih merah menjadi jalan untuk mencapai kesembuhan. Dan jangan lupa
berdoa, karena kesiapan mental berpengaruh sangat besar dalam proses
penyembuhan. Saya baca juga bahwa sirih merah bisa membantu mengatasi
diabetes melitus.
Tanaman ini dapat dicari di tukang kembang, dan pemeliharaannya memang agak
manja, tidak seperti sirih hijau.
Meskipun yang diseduh cuma satu lembar daun, pahitnya Pol tenan dan
warnanya menjadi hitam.

Khasiat tanaman sirih merah (Piper crocatum) ini memang mencengangkan banyak orang. “Selain DM dan tumor, sirih merah juga berkhasiat menyembuhkan penyakit jantung koroner, asam urat, hipertensi, peradangan organ tubuh (paru, ginjal, hati, dan pencernaan), serta luka yang sulit sembuh,”

Segudang khasiat sirih merah itu disebabkan sejumlah senyawa aktif yang dikandungnya, antara lain flavonoid, alkoloid, polevenolad, tanin, dan minyak asiri. Senyawa flavonoid dan polevenolad bersifat antioksidan, antidiabetik, antikanker, antiseptik, dan anti- inflamasi. Sedangkan senyawa alkoloid mempunyai sifat antineoplastik yang juga ampuh menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Terimakasih semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Janganlah kita terlalu pelit dalam berbagi informasi